Happy #Balikpapan119

10 Februari 2016, kota tempat saya dilahirkan dan dibesarkan selama 24 tahun (and still counting) merayakan hari jadinya yang ke-119 (#Balikpapan119, yeay). Tulisan pembuka di tahun 2016 ini, sangat sederhana. Karena tepat di usia yang ke-119 ini juga, kita akan dipimpin oleh walikota-wakil walikota yang baru.

SELAMAT untuk Bapak Rizal Effendi-Rahmad Mas’ud yang telah resmi memimpin Kota Balikpapan periode 2016-2021. Semoga di kepemimpinan beliau Balikpapan akan semakin maju, sejahtera dan kota+masyarakatnya produktif. Dan di usia 119 ini yang juga menjadi era komunitas ASEAN, saya berharap pembangunan kota kita berbanding lurus dengan kompetensi SDM yang kita miliki.

Spesifik untuk anak muda Balikpapan, semoga ruang kreativitas+inovasi terbuka luas (tidak ada diskriminasi) dan bisa saling berkolaborasi untuk sama-sama menjadi bagian dari pembangunan Kota Balikpapan. Semoga kita dapat menjadi generasi yang solutif dan saling mendukung. Sudah saatnya kita lari kencang bersama agar kita mampu menjadi tuan di kota sendiri. Selamat berkarya dan selamat menjadi bagian dari pembangunan! Salam KOLABORASI! ūüôā

Apa harapanmu di hari jadi #Balikpapan119 ?

-senja dari meja kasi. PMPP-

 

Malam Anugrah Kaltim ke-58

8 Januari 2014 saya berangkat ke Samarinda bersama Ibu Yuyun, Ibu Santi, Aco, Huda dan Bapak yang saya tidak tahu namanya. Kami berangkat dari rumah Bu Yuyun sekitar pukul 15:15 WITA untuk menghadiri undangan Gubernur Kalimantan Timur di Hari jadi Provinsi yang kaya akan budaya dan SDA ini di usianya yang ke 58 tahun.

Kami tiba di Stadion Sempaja pukul 18:30 WITA, momen awkward adalah ketika Aco, Huda dan saya ganti baju batik namun tidak tahu dimana toilet berada, hahaha. Yang saya tahu, kehadiran saya dan dua teman lainnya (Andin dan kak Bambang) awalnya adalah sebagai tamu undangan mewakili Pemuda Pelopor Kota Balikpapan. Ternyata oh ternyata, informasi dari Pak Bahri kepala seksi kepemudaan Dinas Pemuda Olahraga (DISPORA) Provinsi Kaltim bahwa kami bertiga akan mendapatkan penghargaan malam itu.

Sungguh berbahagianya ketika nama kami disebutkan untuk maju ke atas panggung menerima penghargaan sebagai Pemuda Pelopor di hadapan Walikota dan Bupati se-Kaltim dan pejabat daerah lainnya. Penghargaan ini diberikan untuk warga Kaltim yang kontributif membangun provinsi tercinta kita melalui cara positif yang masing-masing mereka pilih dan lakukan.

Pesan yang ingin saya sampaikan melalui tulisan ini : Bahwa kita semua memiliki cara yang berbeda yang kita pilih untuk mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran kita dalam rangka membangun Provinsi Kaltim dan Indonesia tentunya. Dalam melakukannya, follow our heart because once we do it with heart, people will feel touched and will do it as well! Keep doing it and stay contributive! BE THE TRIGGER and GO BIGGER in the same time! tapi ingat : keep low profile!

Terima kasih saya ucapkan kepada Provinsi yang saya banggakan atas penghargaan yang diberikan sekaligus menjadi prestasi pertama saya membuka tahun 2015 ini. Semoga penghargaan ini dapat memicu banyak anak muda Kaltim untuk terus berbuat dan berkarya melalui minat dan bakat kita untuk MEMBANGUN KALTIM MAJU 2018!

Saya memilih untuk berkontribusi dalam hal meningkatkan partisipasi anak muda dan mengaktivasi remaja dengan berbaur langsung dengan mereka dalam sebuah forum dan komunitas. Tentukan caramu dan gerakkan!

ditulis pada hari Sabtu 10 Januari pukul 10.30 WITA di sudut kecil bersuarakan desir ombak ketika Muhammad Ami sembari mengerjakan hal lainnya juga di laptop-

PROSES Menjadi Youth Advisory Panel UNFPA Indonesia

Kali ini saya ingin berbagi hal yang paling membanggakan yang baru saja saya capai yaitu menjadi satu dari 15 Youth Advisory Panel UNFPA Indonesia 2013-2015. Disini saya ingin menceritakan proses dari awal hingga pengumuman akhir terpilihnya 15 anak muda Indonesia menjadi Youth Advisory Panel (YAP) periode 2013-2015.

Image
Youth Advisory Panel UNFPA Indonesia 2013-2015

YAP ini adalah youth leaders yang akan membawa dan membantu mewujudkan misi dari UNFPA (United Nations Population Fund) di Indonesia yaitu :

“Delivering a world where every pregnancy is wanted, every childbirth is safe and every young person’s potential is fulfilled”.

Jadi, berawal dari informasi YAP saya tau melalui twitter @UNFPAYouthID. Ketika link nya di share, saya langsung favoritkan dan esok hari saya membuka link tersebut dan membaca persyaratannya. Awalnya sih ada keraguan terbesit untuk daftar, tapi beberapa menit kemudian saya putuskan untuk mencoba dan saat itu yang terlintas dalam pikiran saya adalah ‘this is what I am looking for’. Dengan menjadi YAP, saya bisa meningkatkan kapasitas jauh lebih besar dan kerja bareng anak muda se-Indonesia (kalau terpilih).

Proses mengisi aplikasi YAP cukup memakan waktu yang lama, ada 10 pertanyaan esai yang harus dijawab dalam bahasa Inggris dan jujur saja pertanyaan-pertanyaan masih asing bagi saya. Hampir setiap hari terhitung ketika saya telah mendownload form aplikasi hingga batas waktu pengiriman, saya selalu mengisi, ngecek dan menambahkan jawaban. Saya belum terlalu terbiasa dengan mengisi aplikasi seperti ini, terlebih dengan pertanyaannya. Tetapi saya memiliki keinginan yang kuat dan yakin ini akan sangat membantu untuk ke depannya.

Dua hari menjelang deadline, saya telah mengirimkan aplikasi YAP dan cukup optimis dengan jawaban-jawaban yang saya isi. Pelajaran yang saya dapat setiap kali mengisi aplikasi proses seleksi adalah ‘tidak perlu menuntut untuk lolos, niatkan dengan tulus dan isilah dengan jujur’. Selain itu, dengan sering mengikuti seleksi sebuah kegiatan akan mengharuskan kita untuk mengisi form aplikasi dan kita juga akan mulai terbiasa menulis, menuangkan ide, opini dan mencoba untuk berpikir kritis lewat tulisan.

Tahap pertama diumumkan, bersyukur saya lolos dari ratusan pendaftar. Dan dua hari berikutnya adalah “phone interview”. Saya dihubungi oleh tim seleksi dari UNFPA ada kak Angga dan kak Retha sore hari sekitar 20 menit saya baru selesai di interview. Selesai interview, lega rasanya bisa sampai di tahap ini dengan seleksi yang begitu kompetitif.

Selanjutnya, saya rutin cek email untuk menanti hasil phone interview dan bersyukur saya masih berkesempatan untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu pengiriman summary. Yang saya dengar sih, setelah phone interview langsung diumumkan hasil final yang lolos. Karena persaingan untuk menjadi YAP begitu ketat, tim seleksi meminta kami untuk mengirimkan summary singkat profil kita untuk diputuskan hasil akhirnya.

Masih teringat jelas, menjelang pengumuman YAP yang lolos seleksi diumumkan, @anindyavivi @fay_faza @amakusadiba (cewe-cewe grewe cerdas yang saya kenal ketika jadi #TeamVO Global Youth Forum) dan saya sering banget saling support dan mendoakan via bbm dan mention twitter. Selalu deg-deg mengawali percakapan virtual ūüėÄ Dan saat informasi pengumuman YAP terpilih sudah diumumkan via email, saya pikir saya gagal. Karena teman-teman telah menerima informasinya di email masing-masing dan di inbox email saya belum masuk. Ogi bilang saya masuk, ada namaku. Saya bilang nggak, karena memang belum ada di inbox. Dan beberapa kali saya refresh, Alhamdulillah email yang membuat hari itu olahraga jantung pun tiba.

Terpilihnya saya bersama 14 anak muda lainnya membuat saya secara pribadi meletakkan fokus saya untuk penguatan anak muda di Provinsi Kaltim yang saya awali di Kota kelahiran saya “BALIKPAPAN”. Ingin sekali saya melihat dan mendukung secara langsung setiap anak muda Kaltim agar bisa ikut berpartisipasi aktif di setiap kegiatan anak muda Nasional dan Internasional.

Semoga keterlibatan saya sebagai YAP di UNFPA Indonesia bisa membekali diri saya dengan banyak ilmu yang bisa saya bagikan ke provinsi dan kota tercinta khususnya ke teman-teman di sekitar saya, Amin.

– Kak @angga_dm Youth Advocate UNFPA Indonesia yang sangat aku kagumi personality beliau yang suka berbagi ilmu ke kita.

– Teteh @achiemarta, mba Dewi, mba Ade, mba Retha, dan semua keluarga besar UNFPA Indonesia.

– Sahabatku di YAP : @ogiwicaksana @anindyavivi @fay_faza @amakusadiba @ange_spirit @ansdroid @ree_schy @faqihrasyid @yosea_kurnianto @geacitta @vaniasans @LutviahAbd Piche dan Nong.

Rindu melanda …………….

Rapat perdana YAP 2013-2015 di kantor UNFPA Indonesia, Mei 2013
Rapat perdana YAP 2013-2015 di kantor UNFPA Indonesia : 7th Floor Menara Thamrin, Mei 2013
Kebersamaan kami begitu hangan dan mengenal mereka adalah sebuah kehormatan bagi saya anak muda daerah.
Kebersamaan kami begitu hangat. Mengenal mereka adalah sebuah kehormatan bagi saya anak muda daerah yang datang dari Kota kecil bernama BALIKPAPAN, Kalimantan Timur.

Terima kasih tim #akudanmimpiku

          TRIBUTE TO THE WHOLE TEAM #AKUDANMIMPIKU @IYCersKaltim

Kami "pejuang mimpi".
Kami “pejuang mimpi”.
Inspirasi Muda Kaltim ada karena pejuang #akudanmimpiku yg awalnya bernama IYCers Kaltim
Inspirasi Muda Kaltim ada karena pejuang #akudanmimpiku yg awalnya bernama IYCers Kaltim

Puji syukur kepada sang pencipta kita dapat berkumpul kembali dan mengulang semua kenangan-kenangan indah yang tak akan pernah terlupakan. Telah terukir indah nama kalian dalam hidup saya dan akan selalu menjadi hiasan juga cerita manis dalam perjalanan hidup yang tak akan pernah habis untuk diceritakan.

Kita semua telah mengikrarkan janji untuk menjadi bagian kecil dalam rangka membangun provinsi kita melalui sebuah event dengan tema #akudanmimpiku. Senang rasanya dapat mengenal dan bertemu kalian semua. Pemuda yang penuh optimisme, semangat dan tekad ¬†kuat untuk menciptakan sebuah ‚ÄėPERUBAHAN POSITIF‚Äô untuk tanah Borneo. Saya ingat jelas sebelum kita menyepakati untuk melangkah bersama menyelenggarakan event ini, dimana ketika itu pesimisme dan keraguan melanda pada diri saya untuk menunda event ini dan saat itu juga salah satu dari kalian dengan tegas¬† mengatakan ‚Äė‚ÄôLanjutkan kak, ini sudah setengah jalan dan ini untuk teman-teman semua juga. Optimis kak bisa,, semangat‚Äô‚Äô. Jujur, saat itu saya merasa seperti ditampar dan disisi lain terharu dengan ucapan tersebut. Kalian masih SMA, namun semangat juang kalian telah terbukti, I learn a lot from you all team. Hingga akhirnya kita menyepakati bersama, dan kini semua itu telah menjadi perjalanan cerita baru.

Mimpi-mimpi yang datang dari pelosok Kabupaten Paser, Kaltim.
Mimpi-mimpi yang datang dari pelosok Kabupaten Paser, Kaltim.

#akudanmimpiku¬† baru saja selesai kita selenggarakan genap 19 hari yang lalu dan kini telah¬† menjadi catatan sejarah ¬†dan kita telah melukiskannya dengan rapi di masing-masing diri kita dan menjadi kebanggaan untuk kita semua. Dan kalian tahu? KITA MAMPU. Ya, kita mampu merelisasikannya dengan segala kekurangan yang kita miliki. Setidaknya, kita adalah sebagian kecil dari anak muda Kaltim yang tidak sekedar gemar berwacana,beropini dan pandai mengumbar janji. But more than that ‚Äė‚ÄôWE TURN THEM ALL INTO OUR REAL ACTION THROUGH #AKUDANMIMPIKU‚ÄĚ. A DREAM CAME TRUE ^_^

Aku ingin menjadi ......
Aku ingin menjadi ……

Saya harap, melalui acara #akudanmimpiku yang telah berlalu, dapat menjadi langkah awal dan memicu serta merangsang kita semua untuk bisa lebih berkontribusi dan menginspirasi anak muda di Kaltim. INGAT, KITA YANG MENENTUKAN ! Menentukan nasib bangsa ini kedepannya, mungkin terdengar sedikit berlebihan, tetapi mau tidak mau kitalah yang akan melanjutkan dan memperbaiki keadaan Negara ini selanjutnya.

Semoga komunitas ini mampu menstimulasi kita agar lebih tergerak, sehingga akan semakin banyak yang terbantu dan mendorong perubahan lebih cepat. Dan semoga  dapat menjadi media aktualisasi kita dalam mengekspresikan ide-ide cemerlang teman-teman.

THIS IS YOUR MEDIA TO SHARE, LEARN AND EVERYTHING IN A POSITIVE WAY

Semoga IYCers Kaltim mampu menjadi komunitas yang tidak hanya sekedar eksist, namun mampu memberdayakan anak muda yang tergabung di dalamnya. Untuk itu, we need to work together in order to empower our fellow member dan bersama bersinergi. Dan kini IYCers Kaltim telah berganti nama menjadi “INSPIRASI MUDA KALTIM” yang kami singkat menjadi ‘IMKaltim’.¬†

Baiklah, once again I would like to express my gratitude to the whole team.

You guys mean a lot to IYCers Kaltim and THIS COUNTRY NEEDS US.

EACH OF US SHOULD DO OUR PART TO SAVE OUR NATION IN ANY WAY WE CAN !

SELAMAT BERGABUNG  and WELCOME TO A NEW BIG FAMILY.

DREAM IS FREE, SO DREAM BIG !

YANG MUDA YANG MENGINSPIRASI-

JUST FOR FUN >> Masih ingat moment ini geng :

H-1 menjelang acara esok hari, malam itu sebagian dari kita berkumpul di BDI Town House untuk mempersiapkan acara. Dan terjadi dialog antara :

Faizi     : Siapa di dalam?

Kita      : Citra

Faizi     : Cit, cepetan di kamar mandinya !

Citra    : Gapapa, masuk aja. LOL

Malam semakin larut, selesai mempersiapkan tempat acara di graham bintang hingga pukul 04.00 dini hari, kita lanjut ke MEKDEH. (Teman-teman pasti tau cerita-cerita lucu yang terjadi disana) dan banyak dari kita yang belum pernah keluar malam selarut itu. Dan melalui #akudanmimpiku, kini telah menambah cerita-cerita baru dalam perjalanan hidup kita.

SEMANGAT ^_^

Blog                 : inspirasimudakaltim.org

Twitter           : @IMKaltim

You tube        : Inspirasi Muda Kaltim

Fan page         : http://www.facebook.com/inspirasimudakaltim

Kalian telah meninggalkan jejak yang begitu luar biasa anak muda, tanpa kalian IMKaltim TIDAK AKAN PERNAH ADA : Nanda,Indah,Dirtie,Unge,Fanny,Ime,Teo,Pebi,Dio,Danar,Welly,Michael,Andre,Faizi,Andrea,Laila,Riza,Elsa,
Amoy,Fajar,Rifqy,Ipeh,Putri,Aan,Ekky,Audio,Irfan,Elsa

Sejarah Lahirnya IYCers Kaltim

03 Juli 2012

Penyelenggaraan forum Indonesian Youth Conference (IYC) kembali  digelar untuk kedua kalinya. Entah mengapa sebelum dan setelah mengikuti rangkaian kegiatan IYC, rasa bangga yang luar biasa menjadi bagian dari keluarga besar IYC hingga detik ini masih begitu besar dan semangat untuk menginpirasi lebih banyak orang pun tiada henti.

03 Juli 2012, merupakan hari pertama penyelenggaraan forum IYC yang bertempat di house of eva,Jakarta Selatan. Pagi itu, dengan semangat dan ketidaksabaran untuk bertemu aktivis muda terbaik dari seluruh Indonesia sangat menggebu-gebu. Sebelum berangkat menuju lokasi kegiatan, saya pamit terlebih dahulu kepada Kak Toman teman backpacker yang mengijinkan saya stay di kosannya sebelum kegiatan berlangsung selama dua malam. Saya berangkat dari daerah setia budi menuju HOE menggunakan ojek.

Dalam perjalanan menuju lokasi, semangat saya semakin terbakar dan ketika itu yang ada dalam pikiran saya ialah ‚ÄúPROJECT‚ÄĚ. Yah, saya ingin sekali pasca kegiatan IYC bisa langsung merealisasikan project. Masih saya ingat jelas, dukungan teman-teman khususnya di Balikpapan melalui BBM dan twitter terus mengalir. Ketika membalasnya, ada beberapa teman yang begitu tertarik membantu merealisasikan project saya hingga akhirnya saya menemukan nama ‚ÄúFanny Amelia dan Dirtie Imas‚ÄĚ dari beberapa teman yang saat itu berkomunikasi langsung dengan saya cukup lama melalui BBM. Awalnya saya menawarkan kepada mereka untuk menjalankan project ini bersama and ¬†they welcomed my offer warmly.

Saya pun mencoba memikirkan apa yang bisa Fanny dan Dirtie lakukan di Balikpapan untuk project kami sementara saya masih berada di Jakarta. Pembuatan twitter pun menjadi langkah awal kami untuk membangun awareness (kesadaran) masyarakat di Kaltim khususnya di Balikpapan bahwa akan lahir gerakan anak muda (komunitas) yang tidak hanyak eksis tapi dapat menjadi media bagi mereka yang ingin mengaktualisasikan potensi dan tentunya menjadi pioneer of change di provinsi dan kota kami tentunya. Namun, Saat itu kami masih belum tau project awal apa yang akan kami jalani karena we need to discuss it together. Saya hanya meminta mereka untuk terus memantau linimasa @indonesianyouth agar dapat mengupdate kegiatan IYC dan juga informasi lebih lengkap mengenai IYC itu sendiri.

8 Juli 2012, I flew back to Balikpapan dan tiga hari berikutnya Fanny,Dirtie,saya dan bro Irfan mengadakan rapat awal membahas project yang sebelumnya telah kami bicarakan. Tentu senang sekali bisa membagi  pengalaman saya selama menghadiri forum dan festival IYC 2012 kepada mereka. Kami memutuskan untuk mengadakan rapat selanjutnya pada hari minggu di hari kedua bulan ramadhan di rumah Dirtie sekaligus perekrutan panitia.

Minggu pagi yang sejuk di bulan ramadhan kedua, bertempat di rumah Dirtie sudah ada beberapa tim baru kami. Banyak dari mereka yang baru saya kenal, saya menjelaskan terlebih dahulu mengenai IYC dan cerita seru saya selama menghadiri forum dan festival IYC. Teman-teman terlihat semangat mendengarnya hingga tercetuslah ide untuk mengadakan seminar yang dirangkaikan dengan beberapa kegiatan lain seperti pertunjukkan dan art expo. Pembagian tugas kepanitiaan pun langsung kami putuskan hari itu juga AND THE JOURNEY JUST BEGUN => Inilah perjalanan panjang #akudanmimpiku

And you know what? WE START THIS WITH A DREAM, BUT WE HAVE COURAGE TO PURSUE IT. IYCERS KALTIM IS A DREAMER ^^

HERE ARE THE SEVENTEEN YOUTHS

‚ÄúAnanda Rizki,Tharizma,Fanny Amelia ,Pebriani Artha ,Dirtie Imas,Teo Lukmanul,Bunga Absana,Indah,Anggi Andrea,Putri,Andre,Rio,Fadhlul Faizi,Claudio Bojoh,Elsa Rahmatyah,Irfan Maulana dan saya‚ÄĚ are going to make a big change for our lovely province, East Kalimantan through #akudanmimpiku. Actually it‚Äôs not totally a seminar, we prefer to say as a mini festival.

Saya rasa sama halnya ketika seorang bayi pertama kali dilahirkan,belajar merangkak,berdiri hingga akhirnya tumbuh menjadi seorang anak yang lucu. Begitupun dengan kami, we start from an inch step, small and turn to a bigger step like you all can see. Tapi satu hal yang team IYCers Kaltim yakini sampai saat ini adalah : kami sedang bermimpi dan menggantungkan harapan kami untuk provinsi dimana kami dilahirkan, untuk itu kami berlari, belajar dan terus mengejar mimpi itu dengan proses panjang telah kami lalui sejak pertengahan Juli 2012 hingga detik ini. Rapat,roadshow,direct selling,distribusi proposal hingga menjadi teman karib matahari di tengah teriknya pulau Kalimantan pun telah kami lalui and we enjoyed every single thing what we have done. Dan satu hal yang saya kagumi dari team IYCers Kaltim adalah THEY ALL DO THESE FOR EAST KALIMANTAN AND ITS YOUTH, THEY ARE AN OUTSTANDING AND TALENTED YOUTH,really. I’m extremely proud to work and collaborate with them on this project and one for sure, we want to give and prove our real contribution by holding this mini festival and hopefully it can inspire everyone.

Hingga tulisan ini saya buat, we are currently busy in preparing some stuffs demi memberikan yang terbaik di ¬†acara ‚ÄúAKU DAN MIMPIKU‚ÄĚ yang akan diselenggarakan pada 30 September mendatang. Dan kami butuh dukungan teman-teman. Dengan adanya IYCers Kaltim ini kami sangat mengharapkan partisipasi anak muda dapat terlihat aktif dan sadar bahwa republik ini membutuhkan kita sebagai pemuda yang peduli dengan keadaan negara kita tanpa harus terus mengkritik. Sudah saatnya kita membuktikan dan berkontribusi dengan kapasitas masing-masing. Tanya pada diri kita, apa yang telah kita berikan untuk negeri ini?

 

 

SUDAH SAATNYA KITA ‚ÄúYANG MUDA YANG MENGINSPIRASI‚ÄĚ

Sampai bertemu 30 September mendatang di Graha bintang Balikpapan.

Terus gunakan hashtag #akudanmimpiku agar dunia tahu mimpi-mimpi kita.

ENJOY :

√ľ Tradisonal dance by Forum Duta Wisata Balikpapan @FDWB_Bppn

√ľ Live accoustic by SHINE band

√ľ Surprise session?

√ľ ART EXPO

Follow us on :

Twitter          : @IYCersKaltim

Blogger          : www.iycerskaltim.blogspot.com

You tube       : IYCers Kaltim

THEY ARE BEHIND #AKUDANMIMPIKU  >>  @tharizma @anndrk @ndaaahoy @uungee @pebiart @dirtiie @fannyamelia @faiziff @agniandrea @claudiobojoh @AndreKHG @putrifsy @TeoLukmanulH @irvan_ghazali @riioardhillah @elsarahmatyah @Ami_ECB

Raihlah mimpimu !

Lolos Delegasi Forum IYC 2012

Desember 2011, dibulan dan pada tahun itulah saya baru tau informasi mengenai “Indonesian Youth Conference” (IYC). FYI, IYC telah berdiri sejak tahun 2010. Dan pada saat itu juga saya mulai mencari tau lebih banyak informasi mengenai IYC melalui twitter dan official website. Hingga pada akhirnya ternyata, pendaftaran Duta forum IYC 2012 telah dibuka dan tanpa menunda saya langsung mendownload form PDF dan mulai mengisi setiap pertanyaan.

Masih teringat jelas, saat itu teman-teman English Community Balikpapan dan saya sedang menggunakan voucher menginap di BDI Town house dan malam itu teman-teman mengajak saya untuk makan malam diluar, tetapi saya menolaknya karena saya sangat tertarik dengan IYC ini dan telah dalam proses pengisian aplikasi. Hingga akhirnya, teman-teman pergi dan tinggal saya sendiri berada di kamar mengisi aplikasi Duta forum IYC 2012.

Awalnya, saya begitu lancar menjawab setiap pertanyaan seputar personal information, namun ketika mulai ke halaman akhir, saya mulai mencoba berpikir kritis juga realistis. Karena pertanyaannya mulai mengarah pada project dan permasalahan yang ada di daerah asal. Untuk itu, serasa sebuah tantangan saya mulai berpikir dan mencoba untuk realistis melihat permasalahan yang ada di Kalimantan Timur.

Setelah selesai mengisi seluruh pertanyaan, filenya harus saya convert dahulu lalu dikirim melalui official website IYC. Pada moment ini, jujur saya harus mencoba berulang-ulang karena saya tidak begitu memahami cara mengconvert file Word ke Pdf dengan size yang telah ditentukan. Saya pun harus menunggu kedatangan teman-teman dan meminta bantuan mereka. Oki, yah dialah yang berhasil membantu saya dan file saya pun terkirim.

PERSISTENT, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan saya. Karena setelah beberapa hari berlalu, ternyata pihak panitia IYC mengabarkan bahwa file saya belum diterima. Sehari setelah kabar itu, saya pergi ke warnet dan mengirim ulang file saya. Dan lagi dan lagi, sekitar empat hari berlalu, panitia kembali mengabarkan bahwa file saya belum diterima. Jujur, saat itu saya sempat down dan yah mungkin ini adalah proses dari sebuah perjuangan panjang untuk menjadi bagian IYC yang saya kagumi.

Saya meminta email salah satu panitia, jika saya tidak salah saat itu saya meminta email kak Valentina Sokoastri (Panitia yg menangani peserta), untuk mengirimkan file saya ke beliau tetapi saya juga mengirimkannya melalui website. Dan Alhamdulillah file saya diterima.